Mari Berkunjung ke Outlet Tas Dowa


Outlet Tas Dowa Godean, Jogja

Pertama kali saya menginjakkan kaki di outlet tas dowa, kesan mewahnya sudah terasa sejak saya memarkirkan mobil. Desain interior dan eksterior outletnya kental dengan arsitektur jawa tempo dulu dengan pintu gebyok serta dinding menggunakan bata ekspos. Saya betah berjam – jam berada di outlet tas dowa untuk memilih produk – produk dowa ataupun hanya sekedar melihat – lihat saja.

 

Meski Dowa yang dalam bahasa sansekerta berarti do’a ini fokus menjual produk rajutan, Dowa Bag juga menyediakan aneka tas non rajut. Di bagian depan outlet terdapat dompet, tempat hp, dan tas laptop yang di tata diatas meja. Sementara produk tas ditempatkan di atas rak hampir memenuhi seluruh ruangan. Dompet dowa, tempat hp dan tas laptop di bandrol mulai dari Rp 175.000 hingga Rp 700.000 (Harga sewaktu – waktu berubah). Sementara untuk produk bag, harga yang dibandrol berkisar antara Rp 400.000 hingga Rp 2.700.000.

 

Ada dua ruangan tempat mendisplay tas dowa. Ruang utama berisi tas dowa dengan kualitas pertama. Tas terbuat dari nylon kualitas no. 1 dengan rajutan rapat. Tas dipermanis dengan selempangan yang terbuat dari kulit asli serta gantungan merk dowa yang terbuat dari alumunium. Aroma kulitnya sangat kuat.

 

Sementara itu, tas dowa dengan harga di bawah Rp 500.000 di tempatkan dalam ruang kedua atau sisi sebelah barat. Tas di ruangan kedua ini juga tidak memakai material kulit untuk selempangannya, yakni full rajutan. Gantungan merk dowa juga hanya terbuat dari plastik transparan yang bentuk bulat.

 

Ruang pertama ataupun ruang kedua yang dipilih, tentunya disesuaikan dengan isi dompet masing – masing bukan? Tapi kalau saya sendiri jelas lebih memilih tas di ruang pertama. Meski harganya lebih tinggi, tapi barangnya lebih mantap. Terlihat mewah dan elegan.

 

Kalau dilihat dari desain bangunan outlet serta harga yang dibandrol untuk setiap produknya, dowa tak bisa dibilang produk murahan. Pelayanan prima dengan kualitas barang yang super oke merupakan ciri khas dowa. Jelas sekali jika tas dowa mempunyai sasaran pasar kelas menengah ke atas.

 

Setelah mengelilingi seluruh ruangan outlet untuk memilih tas yang saya inginkan, saya pun beristirahat sejenak di rest area (tempat istirahat) yang berada diantara ruang display satu dan ruang display kedua. Rest area dowa ini tak hanya nyaman, pemilik dowa juga menyediakan aneka camilan tradisional serta air mineral gelas gratis untuk pengunjung meski hanya sekedar melihat – lihat.

 

Selesai beristirahat sejenak, sebelum pulang saya berjalan ke arah utara rest area, tepatnya di belakang outlet tas dowa untuk melihat proses produksi produk – produk dowa.

 

Terima Kasih Telah Membaca Artikel Ini, Silahkan Anda Share Jika Merasa Bermanfaat

 

Related Post

Tas Dowa Jogja Menembus Pasar Internasional Cantik dan elegan, inilah Dowa tas rajut dari Indonesia yang menembus pasar mode dunia. Ciri khas anggun tas buatan asli Yogyakarta ini halusnya tak...
Ulasan Singkat Tas Dowa Jogja Berawal dari keahlian menyimpul benang, terciptalah kreatifitas dari jemari tangan yang disebut seni rajut. Keterampilan ini umumnya dikerjakan oleh...
Kenali Ciri Tas DOWA Jogja Original Anda Kenali Ciri Tas DOWA Jogja Original Anda APA CIRI - CIRl TAS DOWA?   Sebagai penggemar tas, tentunya kita harus tahu bagaimana cara meng...

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *